Awalan dari segala angka yang akan memulai itu.
Tunggal, Sendiri, Bersama, Tidak terpecah.. Siapa yang tidak mau satu...
Apalagi ketika kamu memulai semua itu dari kebersamaan yang satu, lalu setelah itu yang satu membaur, menjadi banyak...
Dan tidak dapat mengembalikan yang satunya itu agar menjadi 'satu' kembali... Semua telah mempunyai satunya masing-masing...
Kamu, Dia, Dia satunya lagi dan yang satunya lagi...
Kami telah menjadi 'satu' yang berbeda-beda. Kami menemukan satu kami masing-masing...
Lalu setelah kami menjadi satu masing-masing, semua serasa hambar, tidak ada yang legit lagi.
Aku seperti bertanya bagaimana bisa yang tlah pecah kembali rapih lagi... Bukankah gelas yang telah pecah tidak dapat kembali utuh? Tidak ada yang mau seperti gelas, yang tidak dapat kembali utuh.
Kami bukan gelas, kan? Tapi sangat susah untuk kembali. Tidak ada satupun yang mau mengembalikannya menjadi satu. Tidak ada yang mampu.
Kami hanya menjadi satu yang banyak...
Satu untuk persatu orang dari kami.
Tidak ada yang mampu merapikannya lagi.
Telat..Terlambat..Takkan datang lagi.
Dan aku teringat bahwa...
Ada awalan nol sebelum satu, mungkin ini yang disebut nol. Tidak ada lagi satu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar